Selasa, 03 Januari 2012

Fakta Kiamat 2012!

Sekitar pertengahan tahun 2011 sempat beredar rumor yang cukup menggemparkan yang mengatakan kiamat akan terjadi pada tahun 2012 menurut berakhirnya penanggalan kalender Suku Maya pada tanggal 21 atau 22 Desember 2012. Sebagian orang ada yang percaya dan sebagian lainnya juga ada yang tidak percaya.






Setelah ditemukannya sebuah prasasti di Kuil Maya Tortuguero, hasil penelitian menemukan sebuah kejanggalan. Dalam prasasti itu Suku Maya menyebutkan bahawa setelah tanggal 21 atau 22 Desember 2012 akan dimulai sebuah era baru. Terdapat beberapa persepsi antara lain:






1. Era baru yang dimaksud oleh Suku Maya adalah suatu kemajuan bagi bangsa manusia di dunia dalam kehidupannya.
2. Era baru yang dimaksud oleh Suku Maya adalah suatu kehancuran (kiamat) karena dalam prasasti tersebut Suku Maya menyebutkan bahwa akhir dari dunia yang ditelan sebuah lubang hitam, matahari, atau asteroid. Ini berkaitan dengan berakhirnya penanggalan yang dibuat suku maya, tepat pada tanggal tersebut. Hai ini berkaitan dengan teori konspirasi.


Terdapat beberapa orang peneliti prasasti tersebut juga yang membantah. Salah satunya adalah profesor Gerardo Aldana dari dari University of California menyebutkan, adanya kesalahan korelasi data dan fakta. Katanya, Konstanta GMT seharusnya menafsirkan kata 'Chak Ek' sebagai 'Meteor', dan bukannya 'Venus'.
Bantahan lain datang dari seorang peneliti di Jerman bernama Sven Gronemeyer, yang mengatakan bahwa semuanya hanya bisa jadi kesalahan dalam membaca sebuah prasasti. Karena menurutnya, arti peninggalan suku Maya itu bisa jadi bukan kiamat, melainkan justru sebuah era baru, dunia yang baru.


Mengenai bantahan dari peneliti Jerman, Sven Gronemeyer, memang cukup masuk akal. Karena prasasti tersebut  diukir ± 1300 tahun yang lalu, batu prasasti tersebut juga telah retak. Kemungkinan ada hal yang tidak terbaca dari prasati tersebut oleh para peneliti, atau mungkin ada bagian dari prasasti tersebut yang hilang karena termakan usia yang cukup lama. Gronemeyer mengatakan prasasti mengacu pada akhir siklus 5.125 tahun sejak awal kalender Hitungan Panjang Maya di 3113 SM.


Ada versi lain tentang kiamat 2012 dari NASA.



NASA menghubungkan fenomena kiamat 2012 dari ramalan Suku Maya tersebut berhubungan dengan fenomena Ledakan Matahari yang diperkirakan akan mengganggu seluruh jaringan komunikasi di bumi. Baru-baru ini ilmuwan NASA memperingatkan mengenai adanya Badai Matahari yang akan terjadi pada Desember 2012. Apabila partikel ledakan matahari menabrak matahari maka akan meningkatkan Northern Lights atau Aurora yang menakjubkan, peningkatan aktivitas matahari biasanya terjadi dalam kurun waktu 11 tahun sekali.






Selain sistem teknologi, komunikasi radio gelombang pendek dan daerah-daerah di sekitar kutub juga akan kena dampaknya. Puncak badai matahari diperkirakan akan terjadi pada 2013, meskipun dikatakan juga puncak badai tersebut bisa saja terjadi sebelum atau setelahnya.


Boleh saja kita percaya apa yang diramalkan oleh Suku Maya maupun hasil penelitian NASA. Tapi tetap, Allah SWT Yang Maha Mengetahui lah yang tau kapan terjadinya kiamat. Nabi Muhammad SAW yang merupakan utusan Allah bagi kaum manusia saja tidak mengetahui kapan kiamat akan terjadi. Bagaimana kita yang hanya manusia biasa? :)


See ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar